Rencana peraturan yang dibuat oleh pemerintah kota yang menangani industri dan perdagangan serta biro keamanan umum Beijing serta biro keamanan nasional itu akan menyeret siapa saja yang terlibat dalam penjualan dalam tindak pidana.
China Daily pada Selasa (16/9) mengabarkan, penjualan perangkat mata-mata itu dinilai melawan hukum dan mengancam privasi serta kehidupan warga lainnya. Perangkat mata-mata itu sendiri biasa digunakan oleh jasa investigasi yang mengumpulkan informasi dari masyarakat.
Kepolisian Beijing kerap menemukan kasus adanya penggunaan perangkat mata-mata semacam itu digunakan untuk memotret wanita di kamar mandi, toilet, atau ruang ganti secara diam-diam.
Selain melakukan larangan penjualan, warga juga didukung untuk melaporkan penggunaan dan penjualan ilegal perangkat semacam itu kepada polisi setempat.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: