Tutup peti jenazah itu diperkirakan berumur 2.500 tahun dengan panjang 1,8 meter. Diyakini ini merupakan peninggalan dari peradaban Mesir kuno.
Pemerintah Mesir, melalui Kedutaan Besar di London, menyerukan agar barang itu ditarik dari lelang dan dikembalikan ke negara asal. Karena bagi Mesir benda itu merupakan bagian dari sejarah dan kebudayaannya, bukan komoditi biasa.
Awalnya, barang kuno ini ditemukan di rumah seorang kapten petualangan Tiger Sarll di Essex, Inggris, bulan lalu.
Sarll yang meninggal dunia pada 1970-an, diperkirakan menemukan tutup peti di Afrika dan mengirimkannya ke Inggris. Istrinya menyimpan barang antik tersebut sampai meninggal dunia pada 2005.
Sebagaimana dikutip
BBC (Minggu 14/9), lelang akan dijadwalkan di Cambridge, Inggris, pada Sabtu (13/09).
Sementara itu, Kedutaan Besar Mesir di London telah melaporkan rencana lelang kepada Kepolisian Inggris. Sayangnya, polisi mengaku tidak berwenang turun tangan karena laporan tidak menyangkut tindak kejahatan.
[ian]
BERITA TERKAIT: