Juru bicara militer Pakistan, Mayor Jenderal Asim Bajwa dalam konferensi pers (Jumat, 12/9) menyebut, dalam serangan militer yang dilancarkan di wilayah utara Waziristan, pihaknya berhasil menangkap sejumlah militan termasuk komandan kelompok Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) yakni Mullah Fazlullah atau yang dikenal dengan nama Mullah Radio. Ia merupakan dalang di balik serangan terhadap Malala pada 9 Oktober 2012 lalu.
"Zafar Iqbal yang menjalankan sebuah toko furniture di Swat adalah kepala kelompok yang terlibat dalam serangan terhadap Malala. Ia mengikuti instruksi dari Fazlullah," kata Bajwa.
"Militan yang ditangkap telah mengakui bahwa Mullah Fazlullah adalah dalang dari serangan itu," sambungnya dikutip
Times of India.
Bajwa juga menambahkan, penangkapan itu dilakukan menyusul informasi yang dikumpulkan dari penangkapan seorang militan lainnya yang telah ditangkap terlebih dahulu yakni Israrur Rehman.
Diketahui, Malala ditembak di bagian kepala oleh kelompok Taliban itu dalam perjalanan ke rumah dari sekolahnya. Pasca penambakan, kelompok tersebut juga membakar bus sekolah yang membawa rekan-rekannya.
Malala yang tertembak di bagian kepala segera dilarikan ke Inggris untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut setelah mendapatkan perawatan awal di Pakistan. Nyawa Malala pun berhasil diselamatkan dan kondisinya kembali pulih.
Nama Malala sendiri mulai dikenal secara global setelah mulai menulis blok sejak tahun 2009 untuk BBC tentang ancaman yang dihadapi oleh dirinya dan siswa lainnya dari Taliban. Ia semakin dikenal pasca penembakan oleh Taliban tersebut karena dinilai berani membela hak untuk mendapatkan pendidikan.
[mel]
BERITA TERKAIT: