
Kelompok militan ISIS kembali menggunakan seorang wartawan Amerika Serikat yang ditahan untuk menyampaikan pesan ancaman bagi Persiden Barack Obama. Serupa dengan video sebelumnya yang melibatkan wartawan bernama James Foley, dalam video terbaru ini wartawan bernama Steven Sotloff juga dieksekusi.
Dalam video terbaru berjudul "A second message to America" itu, wartawan bernama Steven Sotloff yang mengenakan pakaian orange terlihat berlutut di sebuah padang pasir. Di sebelahnya tampak seorang militan mengenakan pakaian hitam tertutup dan hanya tampak bagian mata.
Militan itu menyampaikan pesan ancaman bagi Obama atas kebijakannya yang terus memerintahkan pasukannya di Irak melancarkan serangan udara bersama dengan pasukan Irak dan Kurdi melawan kelompok militan ISIS sebelum mengeksekusi Sotloff.
"Saya kembali Obama, dan saya kembali karena karena kebijakan luar negeri arogan anda atas ISIS," kata militan itu dalam bahasa Inggris dengan aksen British dikutip
AFP.
Juru bicara Departemen Pertahanan Amerika Serikat Jen Psaki menyebut, pihaknya tengah menindaklanjuti untuk mengkonfirmasi keaslian video tersebut. Amerika Serikat akan terluka bila terbukti bahwa video tersebut asli.
Sotloff sendiri diketahui diculik di wilayah utara Suriah sejak lebih dari setahun lalu.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: