"Selama dua tahun terakhir, Amerika Serikat menjangkau puluhan negara yang meminta bantuan mendesak dari siapapun yang mungkin memiliki alat atau pengaruh untuk membatu mengamankan pembebasan Theo dan setiap warga Amerika Serikat yang disandera di Suriah," kata Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry pada Minggu (24/8).
Curtis yang berasal dari wilayah Massachusetts itu diketahui diculik ketika berupaya masuk ke Suriah melalui Turki.
Proses pembebasan Curtis, dikabarkan
BBC, dibantu oleh PBB. Ia diserahkan kepada pasukan penjaga perdamaian PBB di Dataran Tinggi Golan. Setelah dilakukan proses pengecekkan awal, Curtis kemudian diserahkan kepada perwakilan Amerika Serikat.
Dalam sebuah pernyataan, ibu Curtis menyampaikan terimakasih kepada Amerika Serikat dan Qatar yang membantu pembebasan negaranya.
"Kami sangat lega bahwa Theo sehat dan aman dan ia akhirnya menuju rumah setelah penderitaannya, tapi kami juga sangat sedih karena kejadian mengerikan, pembunuhan sesama wartawan, Jim Foley, di tangan ISIS," kata ibu Curtis.
[mel]
BERITA TERKAIT: