
Presiden Palestina Mahmoud menyerukan dilanjutkannya pembicaraan cepat Mesir, yang memediasi antara Israel dan Palestina untuk menghentikan konflik berdarah di Gaza. Mediasi kedua pihak bertikai gagal terwujud pada pekan lalu.
"Tujuan utama saya adalah untuk melanjutkan pembicaraan gencatan senjata di Kairo secepatnya, sehingga mencegah terjadinya pertumpahan darah," kata Abbas dalam konferensi pers di Kairo pada Sabtu (23/8),
Nile TV melaporkan.
Abbas menyatakan bahwa Mesir satu-satunya negara yang mampu menjadi penengah antara Israel dan Palestina.
Sebelumnya (Selasa, 19/8), sebuah babak mengenai pembicaraan gencatan senjata terhenti menyusul ketegangan yang kembali terjadi di Gaza. DK PBB pun juga sudah menyampaikan dukungan penuh atas inisiatif Mesir menjadi mediator pihak Israel dan Palestina dalam perundingan mengenai gencatan senjata.
Konflik antara Israel dan Palestina di Gaza telah berlangsung sejak lebih dari enam pekan lalu. Lebih dari 2 ribu warga Palestina telah tewas selama gelombang baru ini
.[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: