"Tidak ada bukti yang ditemukan untuk menentukan apakah kematian Yoo Byung-eun disebabkan oleh kejahatan," kata seorang polisi senior yang terlibat dalam penyelidikan kasus tersebut, Baek Seung-ho (Selasa, 19/8).
Perlu dikabarkan kembali, Yoo yang merupakan seorang miliarder pemilik Operator Sewol Chonghaejin Marine Co, ditemukan dalam keadaan tewas di sebuah bukit terpencil di kota Suncheon pada 12 Juni lalu.
Yoo menjadi orang yang paling diburu oleh Korea Selatan pasca tragedi tenggelamnya kapal feri Sewol pada 16 April lalu yang menewaskan lebih dari 300 penumpangnya. Ia diduga melakukan korupsi dan kelalaian perawatan kapal yang memicu terjadinya kecelakaan tersebut.
Polisi investigasi Korea Selatan masih belum dapat menemukan penyebab mengapa Yoo tewas. Pasalnya, laboratorium forensik menyebut bahwa jasad Yoo sudah rusak dan membusuk.
Namun dalam otopsi kedua yang dilakukan,
Yonhap mengabarkan bahwa ditemukan bahwa Yoo tewas sebelum tanggal 2 Juni.
[mel]
BERITA TERKAIT: