Presiden Obama, kepada wartawan dikutip dari
CNN, mengatakan, jika bendungan itu tak bisa direbut maka taruhannya besar bagi nyawa jutaan rakyat Irak yang tinggal di hilir bendungan terbesar negara tersebut.
Ia juga menyatakan, selain mengakibatkan bencana banjir yang mengancam kehidupan ribuan warga sipil, bendungan di bawah kendali ISIS akan mengancam kompleks kedutaan AS di Baghdad.
Bendungan Mosul adalah salah satu pusat pertempuran yang intensif di Irak utara antara ISIS dan pasukan Kurdi yang berusaha merebutnya kembali sejak Sabtu lalu.
"Operasi ini menunjukkan bahwa pasukan Irak dan Kurdi mampu bekerja sama melawan ISIS. Jika mereka terus melakukannya, mereka akan mendapat dukungan kuat dari Amerika Serikat," tambah Obama.
Dibangun pada awal tahun 1980 di bawah mantan diktator Irak Saddam Hussein, bendungan itu terletak di Sungai Tigris sekitar 50 kilometer utara kota Mosul. Bendungan ini berfungsi sebagai sumber utama listrik, irigasi dan pencegah banjir.
[ald]
BERITA TERKAIT: