Jurubicara militer Israel, Letnan Kolonel Peter Lerner, mengatakan kepada wartawan bahwa pasukan Israel akan meninggalkan Gaza sebelum dimulainya 72 jam gencatan senjata, yang dijadwalkan pada pukul 08:00 waktu setempat hari ini.
"Pasukan Pertahanan Israel akan diposisikan defensif di luar Jalur Gaza dan kami akan mempertahankan posisi-posisi defensif," kata Lerner, dikutip dari
BBC.
Kantor berita
Reuters sebelumnya melaporkan, media-media di Israel mengklaim tujuan utama perang, yaitu menghancurkan terowongan yang digunakan oleh gerilyawan Hamas, telah tercapai.
Sementara pejabat kesehatan di Gaza mengatakan, peperangan empat pekan terakhir telah menewaskan 1.800 warga Palestina dan kurang lebih 67 tentara Israel.
Beberapa upaya gencatan senjata sudah dilakukan selama konflik tetapi
sebagian besar tidak berjalan baik karena masing-masing pihak menuduh
pihak lain melakukan pelanggaran.
Perjanjian terbaru ini dibahas
di Kairo, pada Senin kemarin, oleh berbagai kelompok Palestina walau
perwakilan dari Israel tidak hadir.
[ald]
BERITA TERKAIT: