Promosikan Konflik Irak dan Suriah, Filipina Tangkap Warga Australia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 12 Juli 2014, 14:39 WIB
rmol news logo Filipina menangkap seorang warga negara Australia yang dicurigai berkaitan dengan kelompok ekstrimis Islam asing setelah kedapatan mendesak umat muslim Filipina untuk mendukung konflik di Irak dan Suriah dan merekrutnya melalui media sosial.

Warga negara Australia itu diketahui bernama Robert Cerantonio yang merupakan pasukan khusus tim Special Weapons and Tactics (SWAT) yang berafiliasi dengan Kepolisian Federal Australia. Ia ditangkap di apartemennya yang terletak dengan bandara Mactan-Cebu Filipina.

"Dia telah merekrut Muslim Filipina untuk berperang di Irak dan Suriah," kata seorang pejabat intelejen, seperti dikabarkan Reuters pada Sabtu (12/7).

Pemerintah Australia sendiri meyakini ada sekitar 150 warganya yang terlibat dalam pertempuran atau aktif mendukung kelompok Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL).

"Ia telah menyerukan jihad. Tapi kami masih memvalidasi laporan bahwa beberapa Muslim Filipina telah menanggapi seruannya tersebut," sambung sumber tersebut.

Cerantonio sendiri diketahui tiba di Filipinapada awal bulan Februari tahun ini dan mulai melakkan perekrutan bagi kelompok ISIL. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA