Redam Terorisme, Prancis Siapkan Larangan Perjalanan ke Negara Konflik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 10 Juli 2014, 12:26 WIB
Redam Terorisme, Prancis Siapkan Larangan Perjalanan ke Negara Konflik
ilustrasi/net
rmol news logo Pemerintah Prancis mengajukan usulan larangan perjalanan selama enam bulan bagi warganya yang akan bepergian ke Suriah dan Irak. Hal itu dilakukan untuk mencegah warganya ikut bergabung bersama dengan geriliyawan yang bertempur di negara konflik tersebut.

Pasalnya, menurut pejabat Prancis terdapat setidaknya dua atau tiga pemuda Muslim yang meninggalkan Prancis setiap hari untuk bergabung dengan kelompok-kelompok ekstrimis Islam di luar negeri.

Jika dibiarkan. Prancis khawatir hal itu akan menciptakan ancaman bagi negara tersebut ke depannya.

Koordinator kontra terorisme Uni Eropa, Gille de Kerchove menyebut bahwa menteri dalam negeri sembilan negara Uni Eropa telah mengadopsi sebuah rencana aksi untuk mengidentifikasi orang-orang yang bepergian ke Suriah dan menghentikan potensi terorisme. Salah satu caranya adalah dengan membatalkan paspor bila ada indikasi terorisme.

Kesembilan negara itu, dikabarkan CNN  (Rabu, 9/7), adalah Belgia, Perancis, Jerman, Inggris, Spanyol, Italia, Denmark, Swedia dan Belanda.

Sementara itu dalam usulan larangan yang akan diterapkan Prancis, Menteri Dalam Negeri Bernard Cazeneuve dimungkinkan untuk menerapkan larangan perjalanan selama enam bulan kepada individu yang diidentifikasi oleh intelejen berencana melakukan perjalanan ke dua negara tersebut. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA