Topan Neoguri yang membawa angin serta hujan lebat itu menyebabkan sejumlah kerusakan di Okinawa dan menyebabkan 20 orang terluka, satu di antaranya mengalami luka serius.
Dikabarkan
Associated Press, Badan Meteorologi Jepang telah meramalkan pasca topan, bagian wilayah Shikoku berpotensi dilanda hujan lebat selama dua hari yang curahnya setara dengan hujan selama tiga bulan.
Topan Neoguri tersebut bergerak dengan keceparan 130 kilometer per jam dan memiliki kekuatan hembusan hingga 185 kilometer per jam itu dikabarkan bergerak lambat dan akan sampai ke wilayah Kyushu pada Kamis (9/7).
Kendati bergerak lambat, pergerakan topan bisa menambah potensi kerusakan.
Jepang sendiri telah merancang bangunan dan lingkungannya untuk tahan terhadap bencana topan, hujan deras, longsor, dan banjir.
"Silakan menahan diri dari kegiatan yang tidak penting dan mendekati area berbahaya," kata pejabat Badan Meteorologi Satoshi Ebihara.
Diketahui, Okinawa merupakan tempat bagi setengah dari 50.000 tentara Amerika Serikat yang berada di Jepang. Okinawa juga merupakan tempat bagi sejumlah pangkalan udara terbesar Amerika Serikat di Asia.
Untuk diketahui nama topan Neoguri berasal dari bahasa Korea yang berarti "anjing rakun" atau binatang setinggi lutut yang tampak seperti persilangan antara anjing dan rakun.
[mel]
BERITA TERKAIT: