
Di tengah hubungan bilateral yang sempat memanas beberapa waktu lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan ucapan selamat atas hari kemerdekaan Amerika Serikat (AS) kepada Presiden Barack Obama pada Jumat (4/7).
"Kepala negara Rusia menyatakan harapan bahwa hubungan antara kedua negara dapat meningkatkan sukses atas dasar pragmatisme dan kesetaraan, meskipun menghadapi kesulitan dan perbedaan pendapat," begitu pernyataan dari pihak Istana Kepresidenan Rusia di Kremlin.
Diketahui, salah satu penyebab ketegangan hubungan kedua negara itu adalah perbedaan sikap terkait krisis yang tejadi di Ukraina menyusul aneksasi Krimea dan munculnya gelombang separatisme pro-Rusia di wilayah timur Ukraina.
Kendati demikian, masih kata pernytaan dari Kremlin itu, Putin tetap menenkankan bahwa Rusia dan AS merupakan negara yang memikul tanggungjawab untuk menjaga stabilitas keamanan internasinal. Sehingga kedua negara harus tetap bekerjasama, bukan hanya bagi kepentingan bangsa masing-masing tapi juga bagi seluruh dunia.
Dikabarkan
Reuters, dalam pernyataan itu Rusia tidak menyinggung sedikitpun soal sanksi yang dikenakan ole AS kepada Rusia yang diterapkan Maret lalu pasca aneksasi Krimea.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: