Dikabarkan
Reuters (Jumat, 4/7) peningkatan keamanan diperketat terutama pada penerbangan ke Amerika Seikat dari Eropa, Timur Tengah, dan Afrika.
Sejumlah pejabat keamanan Amerika Serikat menyebut pihaknya khawatir pakar pembuat bom dari Al-Qaeda yang berbasis di Yaman dan Semenanjung Arab telah menemukan cara untuk mengubah ponsel menjadi alat peledak yang dapat menghindari deteksi.
Amerika Serikat juga mengkhawatirkan adanya bom yang dapat menghindari deteksi yang diletakkan di sepatu.
Bila ada pihak maskapai dan operator bandara yang gagal memperketat keamanan bisa menghadapi ancaman larangan penerbangan masuk wilayah Amerika Serikat.
Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat sebelumnya (Rabu, 2/7) telah mengumumkan rencana untuk meningkatkan pemeriksaan keamanan, namun tidak melansir lebih lanjut mengenai bagaimana penerapannya. [mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: