Menurut keterangan dari Menteri Dalam Negeri Libanon Nouhad al-Mashnouq, dalam insiden tersebut sebanyak tiga orang petugas keamanan mengalami luka-luka. Sedangkan gedung kedutaan besar tidak mengalami kerusakan apapun.
Sementara itu petugas keamanan menyebut bahwa pelaku bom bunuh diri merupakan warga negara Arab Saudi. Insiden tersebut merupakan yang kedua kalinya terjadi di lokasi tersebut.
"Pelaku bom bunuh diri ingin meledakkan diri di tempat lain dan langkah-langkah keamanan diambil untuk mencegah pelaku mencapai sasarannya," kata Nouhad, dikutip
Reuters.
Belum jelas apakah kejadian tersebut terkait dengan kelompok tertentu.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: