PESAWAT MH370 HILANG

Area Pencarian Baru Masih di Sekitar Samudera Hindia?

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 26 Juni 2014, 10:02 WIB
Area Pencarian Baru Masih di Sekitar Samudera Hindia?
ilustrasi/net
rmol news logo Otoritas Australia dikabarkan akan memberikan pengumuman soal area pencarian baru pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang hilang, besok (Kamis, 27/6).

Area pencarian baru itu, menurut seorang sumber anonim kepada CNN pada Rabu (25/6), masih akan tetap mencakup wilayah Samudera Hindia,

Sebelumnya, Biro Keselamatan Transportasi Australia pada awal pekan ini menyebut akan melakukan peninjuan ulang data dan hal itu berpotensi menggeser area pencarian ke selatan dari zona pencarian sebelumnya.

Pemetaan area pencarian awal sebagian didasarkan pada data satelit yang menunjukkan bahwa pesawat terbang ke wilayah Samudera Hindia bagian selatan.

Pada pencarian April lalu, tim pencari mendeteksi adanya sinyal ping di sebelah barat Australia yang mulanya diduga berasal dari data perekam penerbangan pesawat berjenis Boeing 777 itu. Namun pencarian lebih lanjut oleh pihak berwenang Australia di dasar laut tidak menemukan hasil apapun.

Pencarian saat ini sedang dihentikan sementara untuk melakukan pemetaan ulang area pencarian dengan menggunakan sejumlah data yang dikumpulkan. Fase pencarian selanjutnya baru akan kembali dimulai sekitar bulan Agustus.

Pekan lalu, sekelompok ahli independen yang melakukan analisa dengan menggunakan data satelit yang dirilis Mei lalu memprediksi bahwa pesawat berpenumpang 239 orang yang hilang dalam penerbangannya dari Kuala Lumpur menuju Beijing pada 8 Maret lalu itu hilang di Samudera Hindia bagian selatan, namun lokasinya sekitar ratusan kilometer sebelah barat daya dari lokasi pencarian sebelumnya.

Menghilangnya MAS MH370 itu menjadi salah satu misteri terbesar dalam sejarah penerbangan. Terdapat setidaknya tiga negara yang terlibat dalam pencarian lanjutan pesawat tersebut yakni Malaysia, Tiongkok, dan Australia. Ketiga negara itu harus sama-sama menyepakati area pencarian baru yang dirumuskan sebelum akhirnya pencarian fase selanjutnya dimulai. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US