Libya Gelar Pemilu Kedua Setelah Rezim Qaddafi Lengser

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 25 Juni 2014, 11:24 WIB
Libya Gelar Pemilu Kedua Setelah Rezim Qaddafi Lengser
pemilu libya/net
rmol news logo Libya menggelar pemilihan umum legislatif (pileg) kedua sejak tergulingnya rezim Moammar Qaddaffi 2011 lalu (Rabu, 25/6).

Dalam pileg tersebut, ada sekitar 200 kursi parlemen tambahan yang akan diperebutkan oleh hampir dua ribu calon anggota legislatif.

Lebih dari 1.5 juta orang terdaftar sebagai pemilih. Jumlah tersebut menyusut bila dibandingkan dengan pemilu pertama Libya tahun 2012 lalu yang memiliki jumlah pemilih sebanyak 2.8 juta orang.

Partai-partai sekuler yang memenangkan pemilu 2012 lalu tidak terlibat dalam pemilu kali ini. Para calon anggota legislatif yang bertarung dalam pileg merupakan calon perseorangan.

Keputusan tersebut dibuat untuk mengurangi ketegangan yang terjadi di Libya.

PBB mengapresiasi pileg yang digelar hari ini. Seperti dikutip BBC, PBB menyebut pileg merupakan langkah penting dalam transisi di Libya untuk mencapai pemerintah demokratis yang stabil.

Pileg yang digelar hari ini dipersiapkan dalam waktu sekitar sebulan terakhir di tengah instabilitas politik Libya di mana pemerintah mengklaim bahwa seorang jenderal pemberontak, Khalifa Haftar tengah merencanakan kudeta.

Haftar membantah tuduhan itu, namun tetap melancarkan serangan militer terhadap milisi Islam yang ia dituduh meminta tebusan. Sejumlah pria bersenjata juga menyerbu gedung parlemen di Tripoli. Akibatnya, sekitar 70 orang tewas dalam pertempuran yang terjadi. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA