Kabar tersebut dihembuskan oleh Wakil Gubernur Provinsi Ghanzi Mohammed Ali Ahmadi pada Senin (23/6).
Ia mengatakan, para sandera tersebut dibebaskan pada Minggu malam dan Senin pagi tadi setelah mediasi yang dilakukan oleh sesepuh suku di daerah serta staf dari kantor Komite Internasional Palang Merah di Ghanzi.
Sebelumnya diketahui puluhan profesor dan mahasiswa itu diculik dalam perjalanan ke ibukota Afghanistan, Kabul pada awal bulan ini. Bus yang mereka tumpangi dihentikan oleh kelompok Taliban di distrik Qarabagh.
Sebagian besar profesor yang diculik tersebut merupakan dosen Universitas Kandahar.
Seperti dikabarkan Associated Press, juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid juga telah mengkonfirmasi pembebasan tersebut.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: