
Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyebut, pihaknya butuh waktu beberapa hari sebelum memutuskan tindakan apa yang akan diambil untuk mengambil alih sejumlah wilayah di Irak yang telah diduduki oleh kelompok pemberontak, Islamic State in Iraq and the Levant (ISIL).
Ia menyebut, ISIL merupakan kelompok yang berbahaya bukan hanya bagi Irak dan masyarakatnya tapi juga bagi kepentingan Amerika Serikat.
"Amerika Serikat akan melakukan bagian kami, namun memahami bahwa pada akhirnya semua kembali kpada Irak sebagai bangsa yang berdaulat untuk menyelesaikan masalah mereka," sambungnya.
Obama juga menyebut, Irak memerlukan dukungan tambahan demi meningkatkan kemampuan pasukan keamanannya.
Untuk diketahui, sejak awal pekan ini, kelompok ISIL telah menduduki dua kota di Irak, yakni Mosul dan Tikrit.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: