Harga minyak saat ini naik ke level tertinggi sejak sembilan bulan terakhir sebagai akibat dari kekhawatiran global atas permasalahan di Irak dapat mempengaruhi pasokan global.
Minyak mentah brent naik sebesar tiga persen menjadi 113,27 dolar AS per barel. Sedangkan harga minyak mentah AS naik lebih dari 2 persen menjadi 106,71 dolar AS per barel. Harga tersebut merupakan harga tertinggi yang pernah dicapai sejak September tahun lalu.
Diketahui Irak merupakan produsen minyak terbesar kedua dalam Organisasi Negara Pengekspor Minyak atau OPEC.
Irak saat ini tengah mengalami konflik internal setelah kelompok militan yang berasal dari Islamic State in Iraq and the Levant (ISIL) menduduki dua kota di Irak yakni Mosul dan Tikrit awal pekan ini.
Amerika Serikat telah mengeluarkan pernyataan untuk membantu pemerintah Irak dengan semua opsi yang ada.
"Bila konflik ini menggeser Irak sebagai eksportir, itu akan memberikan dampak yang signifikan terhadap harga," kata seorang pakar perdagangan dari Jefferies Bache, Christopher Bellew seperti dilansir
BBC (Jumat, 13/6).
Permasalahan dalam negeri Irak tersebut, sambungnya, juga memberikan dampak negatif pada pasar saham global.
Saham AS merosot pada Kamis (12/6) dam indeks saham utama di Asia juga melemah pada awal perdagangan hari ini.
Untuk diketahui, Timur Tengah merupakan salah satu wilayah produksi minyak terbesar di dunia. Oleh karena itu, ketakutan akan menyebarnya konflik yang terjadi di Irak turut memberikan dampak pada perkembangan harga minyak dunia.
[mel]
BERITA TERKAIT: