Pemimpin kelompok militan tersebut, Abdullah Bahar menyebut serangan dilakukan sebagai akasi balasan atas kematian mantan pemimpin kelompok tersebut yang tewas dalam serangan November 2013 lalu, Hakimullah Meshud.
Speaking from an undisclosed location, the group's commander Abdullah Bahar said the attack was carried out in revenge for the death of former chief Hakimullah Mehsud.
"Selama kita berbafas, serangan kami akan berlanjut hingga akhir hidup," katanya dari sebuah lokasi yang dirahasiakan seperti dikutip
CNN (Senin, 9/6).
Diketahui sekelompok pria bersenjata menyerang bandara internasional Jinnah pada Minggu malam yang mengakibatkan terjadinya baku tembak dengan petugas pengamanan selama lima jam. Seluruh operasi penerbangan terpaksa ditunda dan seluruh penerbangan dialihkan ke bandara lainnya.
Dalam kejadian tersebut, sebanyak 23 orang tewas termasuk 10 orang di antaranya merupakan pelaku penyerangan bandara.
Setelah lima jam baku tembak, kondisi bandara dapat diambil alih pihak militer Pakistan.
[mel]
BERITA TERKAIT: