Pemimpin Rusia dan Ukraina Pecahkan Kebekuan di Perayaan D-Day

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 07 Juni 2014, 12:12 WIB
Pemimpin Rusia dan Ukraina Pecahkan Kebekuan di Perayaan D-Day
reuters
rmol news logo Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan Presiden terpilih Ukraina Petro Poroshenko untuk pertama kalinya sejak aneksasi Krimea pada perayaan D-Day yang digelar Prancis kemarin (Jumat, 7/6).

Keduanya menggelar pertemuan singkat selama 15 menit yang dimedisasi oleh Presiden Prancis Francois Hollande dan Kanselir Jerman Angela Merkel sebelum mereka makan siang bersama.

Pada hari yang sama, Putin juga menghadiri pertemuan singkat dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama.

Berdasarkan keterangan Gedung Putih, dalam pertemuan singkat tersebut, Obama meminta Putin untuk mengakui Poroshenko sebagai pemimpin Ukraina dan memintanya untuk memangkas pasokan senjata bagi pasukan separatis pro-Rusia di kawasan timur Ukraina.

Pertemuan para pemimpin negara yang mengalami ketegangan hubungan akibat krisis yang terjadi di Ukraina beberapa bulan terakhir itu memang telah direncakan oleh Prancis.

Seperti dikutip Reuters, Prancis telah mempersiapkan agenda selama beberapa minggu terakhir untuk memanfaatkan perayaan 70 tahun pendaratan D-Day itu sebagai momen untuk memecahkan kebekuan hubungan keamanan yang serius antara Barat dan Timur terkait krisis di Ukraina itu.

Kantor kepresidenan Prancis menyebut bahwa dalam pertemuan singkat, Putin dan Poroshenko saling berjabat tangan dan sepakat untuk melanjutkan pembicaraan mengenai gencatan senjata antara pasukan pemerintah Kiev dan kelompok separatis pro-Rusia di timur Ukraina dalam bebera hari ke depan.

"Itu berjalan normal, pertukaran serius antara dua pemimpin negara," kata keterangan dari kantor kepresidenan Hollande.

"Ini menandakan perkembangan tentatif yang ia (Hollande) sambut, khususnya memberikan kesempatan ini sebagai simbol perdamaian," lanjut keterangan tersebut.

Lebih lanjut keterangan tersebut juga menyebut bahwa Putin dan Poroshenko juga berdiskusi tentang langkah selanjutnya dari perbaikan hubungan kedua negara seperti pengakuan Rusia terhadap pemilihan Poroshenko serta hubungan ekonomi kedua negara. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA