Hal itu disampaikan oleh Jonathan di hadapan Forum Ekonomi Dunia pada Kamis (8/5).
Ia juga berterimakasih pada negara-negara lain yang telah memberikan dukungan untuk membantu melawan Boko Haram.
"Sebagai sebuah negara kami menghadapi serangan dari teroris," kata Jonathan seperti dilansir
Al Jazeera.
Diketahui bahwa Boko Haram merupakan kelompok ekstrimis Islam yang melakukan sejumlah tindakan teror seperti pembunuhan, pembantaian, dan penculikan. Boko Haram juga yang bertanggung jawab atas penculikan lebih dari 200 gadis di sekolah pada pertengahan bulan lalu.
"Saya yakin bahwa penculikan gadis-gadis ini akan menjadi awal dari berakhirnya teror di Nigeria," tegasnya.
Ketika kasus penculikan ratusan gadis belum berhasil diselesaikan, pemerintah Nigeria kembali direpotkan dengan aksi teror terbaru yang dilakukan Boko Haram yang membunuh sekitar 300 orang di kota Gamboru Ngala, Chibok pada Rabu (7/5).
[mel]
BERITA TERKAIT: