Menurut keterangan dari pengacara Snowden, Jesselyn Radack sejauh ini prospek untuk memperpanjang status Snowden di Rusia tersebut nampak bagus.
"Jelas ia (Snowden) merindukan Amerika dan ingin bisa kembali ke rumah. (Namun) kita tidak melihat apakah hal itu akan dapat terjadi dalam waktu dekat ke depannya," jelas Radack seperti dilansir
The Moscow Times (1/5).
Snowden diketahui melarikan diri dari Hawai pada Mei tahun 2013 lalu. Ketika itu ia bekerja sebagai kontraktor NSA bagi Hong Kong.
Ketika melarikan diri Snowden diperkirakan membawa serta 1.7 juta dokumen komputerisasi rahasia milik NSA. Sejumlah dokumen yang berisi tindakan spionase dan pemantauan yang dilakukan NSA itu kemudian dibocorkan oleh Snowden melalui sejumlah media.
Data yang dibocorkan oleh Snowden tersebut kerap menarik perhatian internasional. Pasalnya, selain mengungkapkan aksi pemantauan sambungan komunikasi telepon, sms, dan email warga sejumlah negara, Snowden juga mengungkapkan adanya spionase yang dilakukan NSA terhadap komunikasi telepon sejumlah pemimpin negara.
Snowden sendiri telah didakwa di pengadilan Amerika Serikat tahun lalu atas tuduhan pencurian properti milik pemerintah, memiliki informasi tidak sah mengenai pertahanan nasional, serta komunikasi rahasia intelejen yang diberikan kepada pihak yang tidak berwenang.
Ia kemudian terbang ke Rusia dan sempat tinggal di zona transit netral di bandara Moscow selama selbih dari satu bulan sebelum akhirnya diberikan suaka sementara.
[mel]
BERITA TERKAIT: