Kedua media tersebut dinilai berhasil melakukan pelayanan publik dengan menyajikan informasi mengenai kebocoran dokumen yang dilakukan oleh mantan kontraktor National Security Agency (NSA), Edward Snowden.
Panitia Pulitzer menyebut bahwa penghargaan diberikan kepada The Guardian karena dinilai telah membantu dengan laporan-laporan yang agresif untuk memicu perdebatan mengenai hubungan antara pemerintah dan masyarakat mengenai isu-isu keamanan dan privasi.
Sementara itu Washington Post dinilai telah memberikan laporan-laporan yang otoritatif dan berwawasan sehingga membantu masyarakat memahami kerangka yang lebih luas tentang masalah keamanan nasional..
Sementara itu, dalam sebuah pernyataan yang dikutip The Guardian, Snowden dari Rusia menyebut bahwa pemberian penghargaan itu merupakan bentuk pembenaran bagi semua orang yang percaya bahwa masyarakat juga memiliki peran dalam pemerintahan.
"Kami berhutang kepada upaya wartawan dan rekan-rekannya yang terus bekerja menghadapi intimidasi yang luar biasa," kata Snowden seperti dilansir
CNN.
Penghargaan Pulitzer sendiri dikelola oleh Columbia University journalism school. Penghargaan bergengsi itu pertama kali diberikan pada 4 Juni 1917.
[mel]
BERITA TERKAIT: