Presiden Barack Obama pada hari yang sama, memberlakukan sanksi berupa larangan perjalanan dan pembekuan aset Rusia di Amerika Serikat karena menuding Rusia bertanggungjawab atas intervensi militer di Ukraina.
Obama juga menyuarakan kepada para pemimpin negara Uni Eropa dan pemerintahan sementara Ukraina bahwa referendum tersebut akan melanggar hukum internasional.
Selain itu Obama juga menghubungi Presiden Rusia Vladimir Putin melalui sambungan telepon. Dalam pembicaraan selama satu jam tersebut, Obama mendesak Putin menerima persyaratan untuk menempuh solusi diplomatik bagi penyelesaian krisis di Ukraina.
"Referendum yang diusulkan untuk masa depan Krimea akan melanggar konstitusi Ukraina dan melanggar hukum internasional," kata Obama kepada wartawan di Gedung Putih seperti dilansir
Chicago Tribune. "Setiap diskusi tentang masa depan Ukraina harus mencakup pemerintah yang sah Ukraina," jelasnya.
Selain itu Gedung Putih menyebut bahwa dalam pembicaraan telepon, Obama menekankan kepada Putin bahwa keterlibatan Rusia telah melanggar kedaulatan Ukraina.
[zul]
BERITA TERKAIT: