OKI Desak Barat Berhenti Beli Properti Israel

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 15 Februari 2014, 18:55 WIB
OKI Desak Barat Berhenti Beli Properti Israel
muhammad najib/net
rmol news logo Hampir semua masalah yang terjadi di dunia Islam atau yang sedang dihadapi umat Islam masuk dalam rekomendasi politik konferensi The Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) di Teheran, Iran.

Demikian disampaikan anggota Komisi I DPR RI Muhammad Najib yang menjadi delegasi Indonesia dalam mengikuti rangkaian konferensi tersebut (Sabtu, 15/2). Politisi PAN ini bersama dengan Tantowi Yahyadan Surahman Hidayat tergabung dalam Komisi Rekomendasi Politik konferensi PUIC.

"Hampir tidak ada masalah dalam komisi ini, karena hampir semua yang hadir bisa merekomendasikan apa saja sepanjang tidak merugikan anggota OKI yang lain," ujarnya dalam keterangan tertulis kepada Rakyat Merdeka Online.

Dalam rekomendasi ini, terdapat butir yang mendorong agar negara anggota OKI menekan negara-negara Barat untuk mengeluarkan kebijakan tidak membeli properti di Israel, khususnya yang berlokasi di Tepi Barat.

"Alasannya, lantaran tanah yang didiami Israel tersebut adalah milik rakyat Palestina yang dirampas secara ilegal, kemudian dianeksasi menjadi bagian dari Israel," tambah Najib.

Dikatakan Najib bahwa saat ini para peserta konferensi sedang istirahat untuk kemudian memulai rapat kembali hingga malam hari. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA