Pembaharuan Fitur Pengiriman Pesan Gmail Mengganggu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 12 Januari 2014, 19:14 WIB
Pembaharuan Fitur Pengiriman Pesan Gmail Mengganggu
foto:net
rmol news logo Pengguna layanan surat elektronik (surel) dari Google, Gmail, sebentar lagi akan bisa mengirim pesan langsung ke akun Gmail lain, sekalipun penerima belum pernah memberikan alamat mereka kepada pengirim surel. Fitur baru ini akan berlaku pada semua orang yang sudah mendaftar diri ke Gmail dan jejaring sosial Google+.

Diklaim Google bahwa cara baru ini akan memudahkan pengguna untuk berkomunikasi dengan pengguna lain. Secara teknis, fitur ini akan membuat para pengguna Gmail lebih mudah melihat daftar sambungan Google+ mereka saat mulai mengetik nama dalam kolom 'To' untuk mengirim pesan email, bahkan saat mereka tidak tahu alamat email orang yang akan mereka berusaha hubungi sekalipun.

"Orang yang menggunakan Gmail dan Google+ lebih mudah untuk terhubung melalui email," ujar manajer produk David Nachum dalam blog resmi Gmail, sebagaimana dikutip BBC (Minggu, 12/1).

Namun begitu pembaruan ini juga telah menimbulkan kritikan dari para pendukung privasi karena memungkinkan seseorang bisa dihubungi oleh orang asing. Juru kampanye mengenai masalah privasi Marc Rotenberg, dari Electronic Privacy Information Center, bahkan mengatakan bahwa fitur baru ini "sangat mengganggu."

Beruntung, Gmail memberi pilihan bagi penggunanya. Para pengguna bisa memilih untuk menonaktifkan fitur baru ini dan dapat memilih hanya mengizinkan orang-orang dalam 'Lingkaran' mereka yang bisa menghubungi.

Nachum mengatakan bahwa semua pengguna mendapatkan peringatan mengenai fitur baru ini dan bagaimana untuk mengubah pengaturan default, dalam beberapa hari ke depan. Dia juga menjelaskan bahwa alamat email tidak akan terlihat oleh koneksi Google+ sampai pengguna membalas pesan ke orang itu.

Fitur terbaru ini merupakan usaha Google untuk mendekatkan layanan email dan jaringan sosial Google+. Pengguna yang mendaftar ke Gmail kini secara otomatis diberi akun Google+, kecuali mereka memilih untuk tidak mengaktifkannya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA