Di Bawah PM Abbott, Manusia Perahu Harus Putar Balik ke Indonesia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 08 September 2013, 18:28 WIB
Di Bawah PM Abbott, Manusia Perahu Harus Putar Balik ke Indonesia
FOTO:NET
rmol news logo Perdana menteri terpilih Australia Tony Abbott menegaskan bahwa penghapusan pajak emisi karbon dan menghentikan imigran gelap yang menyebrang ke Australia dengan menggunakan kapal atau sering disebut sebagai manusia perahu.

"Penghapusan pajak karbon dan penghentian manusia perahu merupakan dua prioritas mendesak," kata Abbot sehari usai menang dalam pemilu Australia kemarin sebagaimana dikutip BBC (Sabtu, 7/9).

Kata dia, pihak berwenang akan segera mengambil tindakan tegas, termasuk mencegat perahu-perahu yang hendak masuk ke wilayah Australia. Ini artinya mereka yang akan memasuki Australia melalui pesisit selatan Jawa Barat atau biasanya memalui Pantai Pangandaran menuju Pulau Christmas harus memutar balik.

"Dan bila memungkinkan, menyuruh mereka putar balik, bukan mengawal mereka ke Pulau Christmas," kata dia.

Guru besar politik di Australian National University, Dr. Greg Fealy, mengatakan Abbott telah berjanji akan mengusir perahu pembawa pencari suaka dan mengembalikannya ke wilayah Indonesia.

Dalam pemilu Sabtu kemarin (7/9), koalisi Nasional Liberal pimpinan Abbot mengakhiri kekuasaan Partai Buruh selama enam tahun terakhir ini. Menurut KPU Australia, koalisi Nasional Liberal memperoleh 88 kursi dan Buruh memperoleh 57 kursi parlemen. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA