Iran: IAEA Ciptakan Dalih di Bawah Tekanan Washington

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 19 November 2011, 11:58 WIB
Iran: IAEA Ciptakan Dalih di Bawah Tekanan Washington
presiden iran ahmadinejad/ist
RMOL. Iran kembali menyangkal tuduhan Badan Tenaga Atom PBB atas pengembangan bom nuklir di negaranya. Iran justru menganggap tuduhan tersebut memiliki unsur politik untuk menggoyahkan stabilitas dalam negerinya.

Sebelumnya IAEA menyebut Iran secara positif telah melakukan uji coba yang berkaitan dengan pengembangan nuklir. Uji coba tersebut, menurut IAEA, melingkupi pengembangan beberapa model komputer yang bisa digunakan sebagai  pemicu bom nuklir.

"Informasi IAEA menunjukkan, Iran telah melakukan kegiatan terkait pengembangan perangkat nuklir, dan kegiatan ini terus berlangsung," kata Glyn Davies, Duta Besar AS untuk IAEA.

Namun demikian, Iran tetap bersikeras mengklaim pengembangan program nuklir mereka ramah lingkungan dan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan sipil. Seperti dikutip dari BBC (Sabtu, 19/11), Iran lebih lanjut menuduh laporan IAEA tersebut sebagai suatu dalih politik untuk menekan Iran yang didalangi oleh Amerika Serikat.

"Tuduhan itu merupakan dalih untuk menekan Iran, karena desakan Washington," tegas Wakil Tetap Iran untuk IAEA, Ali Asghar Soltanieh.

Sehubungan dengan munculnya laporan IAEA tersebut, Perancis dan AS terlihat gencar dalam mengupayakan sanksi baru atas Iran. Menteri Luar Negeri Perancis Alain Juppe yang merespons laporan IAEA tersebut langsung mengusulkan sidang Dewan Keamanan PBB.[ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA