Dimaki-maki Korban Banjir PM Yingluck Makin Stres

Saat Bagikan Bantuan di Distrik Don Mueang, Bangkok

Jumat, 04 November 2011, 08:39 WIB
Dimaki-maki Korban Banjir PM Yingluck Makin Stres
Yingluck Shinawatra
RMOL.Perdana Menteri Thailand (PM) Yingluck Shinawatra jadi sasaran kemarahan warga yang frustrasi akibat terjangan banjir, saat dia mengunjungi kawasan yang terendam di ibukota. Kini seperlima bagian Bangkok terendam. Yingluck mengaku stres.

Dalam kunjungannya ke Don Mueang, kemarin, Yingluck Shinawatra ditegur warga yang tidak puas. “Saya tidak tahu apakah Anda datang ke sini untuk membantu. Atau, Anda malah membuat situasi semakin buruk,” teriak seorang wanita yang tidak dapat pasokan ma­kanan karena kehabisan.

Ada juga pria tua yang me­ngo­melinya ketika dia masih di perahu.  “Anda ke sini hanya for fun (untung senang-senang), ti­dak benar-benar membantu. Ja­di jangan kembali,” omel pria tua itu pada adik bekas PM Thai­land Thaksin Shinawatra itu.

Yingluck sangat tertekan. Be­tapa tidak, mema­suki tiga bulan kepemimpinannya, dia seperti mengalami ketegangan sosial.

“Saya merasa berat hati me­lihat penderitaan masyarakat. Untuk itulah daya berkoor­di­nasi de­ngan semua jajaran. Ini mem­buat stres,” aku Yingluck.  

“Namun, saya akan bekerja yang terbaik sebagaimana yang saya bisa. Dan yakinlah, semua pejabat  terkait akan berkerja sa­ma dengan saya,” yakinnya.

Banjir besar telah menye­bab­kan seperlima wilayah Bang­­kok saat ini masih teren­dam. Warga pun terus diimbau untuk me­ninggalkan daerah-daerah yang terkena banjir.

Na­mun, banyak orang yang meng­abaikan im­bau­an itu. Mereka memilih untuk tetap tinggal di rumah-ru­mah yang terendam mes­kipun ada risiko kesetrum dan terkena penyakit serta minim­nya maka­nan dan air minum.

“Dalam hal wilayah, sekitar 20 persen ibukota saat ini te­rendam banjir. Namun tak ada yang tahu berapa persisnya populasi yang terkena,” kata juru bicara Peme­rintah Metropolitan Bang­kok, Jate Sopitpongstorn, kema­rin. Dia hanya mencatat, 11.000 pe­ngungsi ada di penampungan.

Saat ini wilayah jantung kota Bangkok masih tetap bebas dari banjir. Namun, wilayah Bang­kok utara dan barat telah te­ren­dam air hingga setinggi pingg­ang orang dewasa. Di sejumlah tempat malah lebih parah lagi.

Sebanyak 437 orang dila­por­kan telah tewas akibat banjir terparah di Thailand dalam se­tengah abad tersebut. Namun, sejauh ini tak ada laporan kor­ban jiwa di Bangkok. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA