Khadafi Mati, Operasi NATO Berhenti di Ujung Oktober

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 22 Oktober 2011, 13:09 WIB
Khadafi Mati, Operasi NATO Berhenti di Ujung Oktober
RMOL. Misi North Atlantic Treaty Organization atau NATO untuk menumbangkan rezim Khadafi sudah terwujud dan NATO telah mengumumkan untuk mengakhiri misi di Libya itu pada akhir Oktober ini.

"Kami telah mengambil keputusan awal untuk mengakhiri operasi militer pada 31 Oktober nanti," kata Sekretaris Jenderal NATO, Anders Fogh Rasmussen, dalam jumpa pers di Brussels, Belgia, sebagaimana dikutip Al Jazeera (Sabtu, 22/10).

Rasmussen mengatakan, keputusan resmi mengenai pembubaran misi akan disampaikan pada awal pekan depan setelah NATO berkonsultasi dengan Dewan Transisi Nasional dan PBB mengenai nasib Libya ke depan.

Selama menunggu keputusan resmi tersebut, pihak NATO memerintahkan pasukannya untuk memantau situasi perkembangan keamanan di Libya. Selain itu, NATO juga siap bertindak melindungi warga sipil jika memang dibutuhkan.

Lebih lanjut Rasmussen mengatakan bahwa saat ini sudah saatnya bagi Libya untuk menentukan masa depannya sendiri. Dan keputusan untuk mengakhiri operasi militer di Libya adalah keputusan yang tepat untuk membuat Libya menjadi lebih mandiri dalam bidang keamanan.

"Pasukan militer kami telah ikut menciptakan Libya hingga seperti sekarang. Kini saatnya warga Libya sendirilah yang bisa menentukan masa depannya sendiri," tandasnya.[ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA