Komunis China Lanjutkan Perang Pengaruh Melawan Dalai Lama

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Jumat, 25 Februari 2011, 17:18 WIB
RMOL. Salah seorang petinggi Partai Komunis China, Jia Qinglin, meminta agar China melanjutkan perjuangan melawan pengaruh pemimpin spiritual, Dalai Lama, di Tibet. Meski sudah puluhan tahun mengasingkan diri ke India, pengaruh Dalai Lama di Tibet masih terbilang besar.

Strategi "perang" yang terbaik, menurutnya, adalah dengan meningkatkan taraf hidup rakyat Tibet. Tindakan ini bertujuan agar pemerintahan RRC bisa "mengambil hati" rakyat Tibet.

"Perang melawan Dalai Lama harus dilanjutkan," ujar Jia seperti dilansir BBC, Jum'at, (25/2).

Jia juga mengimbau agar isu-isu terkait pemeluk Buddha di Tibet harus ditangani dengan baik demi menjaga stabilitas Tibet.

Selama ini, Pemerintah China merasa difitnah Dalai Lama soal invasi komunis dan pembantaian terhadap para biksu di Tibet.[ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA