Chelsea Elizabeth Islan, Benarkan Video Ganti Baju Waktu Masih 15 Tahun

Selasa, 03 Maret 2015, 09:48 WIB
Chelsea Elizabeth Islan, Benarkan Video Ganti Baju Waktu Masih 15 Tahun
Chelsea Elizabeth Islan
rmol news logo Menjadi korban bullying, Chelsea tegar. Ia belajar dari ibunya yang survive dari sakit kanker payudara.

Bagai petir di siang bolong, Chelsea Elizabeth Islan diguncang kasus video buka baju. Tubuh molek artis belia 19 tahun ini samar-samar bisa dilihat ban­yak orang. Setelah hampir dua pekan heboh, Chelsea akhirnya angkat bicara. Bersama ibu dan tantenya, ia memberi pengakuan dalam sebuah acara bincang-bincang bertajuk Media Gathering "Anti Intimidasi dan Pelecehan: Bincang-bincang bersama Chelsea Islan dan Ibu Ratih Ibrahim" di Jakarta, kemarin.

"Saya ingin memberikan pernyataan resmi di media, perihal video Chelsea Islan. Dalam kesempatan ini, saya Sa­mantha Barbara sebagai ibunda Chelsea Islan dan keluarga hendak memberikan keterangan resmi sekaligus pemberitaan menyangkut video mirip Chelsea Islan," Samantha mewakili Chelsea.

Penjelasan secara terbuka ini didorong pemberitaan gencar sejak Rabu (25/2). Bintang film Street Society, Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar dan Dibalik 98 ini serta keluarga merasa terusik.

"Ini adalah penyataan resmi kami. Sehingga apabila ada pernyataan-pernyataan di luar sana, yang seakan-akan mewakili kami, maka melalui kesempatan ini kami menyampaikan bahwa hal tersebut bukan berasal dari kami. Dan sama sekali tidak mewakili suara Chelsea Islan dan keluarga kami," ucap Samantha.

"Video tersebut terjadi saat Chelsea berumur 15 tahun yang notabene masih di bawah umur. Video itu direkam tanpa sepengetahuan dan tanpa seizin Chel­sea," lanjut sang bunda.

Sayang, belum diketahui apa tindakan konkret Chelsea dan keluarga untuk membalas aksi pelaku penyebar video tersebut.

"Ketika kami mengetahui perihal video tersebut, kami sudah melakukan seluruh langkah-langkah yang sudah sepatutnya dan selayaknya kami ambil," ungkap Samantha.

Diakui, mulanya Chelsea sempat tertekan dan kaget. Tapi itu tak berlang­sung lama. Dara kelahiran Washington DC ini tegar dan menganggapnya seka­dar musibah.

"Kejadian tersebut menjadi masa lalu yang tidak dapat diubah dan tidak dapat dihapus. Tetapi bukan masa depan Chelsea. Kami akan terus mendukung Chelsea untuk terus berkarya," kata Samantha.

Ia juga membantah kabar putrinya depresi karena video yang diambil se­cara diam-diam tersebut.

"Chelsea tidak lari. Chelsea tidak diungsikan. Chelsea tidak depresi. Chel­sea masih ada dan terus beraktivitas. Bahkan kami baru kembali dari kegiatan luar kota," jelas Samantha.

"Pemberitaan-pemberitaan minggu lalu di media tidak mematahkan atau pun mengoyahkan se­mangat Chelsea."

Dara yang memulai karier lewat film Refrain ini ingin memberi contoh kepada para korban pelecehan yang senasib dengannya untuk terus melanjutkan hidup dan aktivitasnya.

"Chelsea berkata kepada saya, Chel­sea ingin menjadi suara bagi korban-korban lain di luar sana, yang men­galami kejadian yang mungkin mirip atau bahkan sama dengan apa yang ia alami. Karena Chelsea saat itu sungguh-sungguh menjadi korban (pelecehan)," tutur Samantha.

Perihal ketegaran Chelsea juga dite­gaskan tantenya, Debby Sulaiman.

"Saya rasa idola Chelsea itu ada dua, kakeknya dan ibunya. Samantha divo­nis kanker payudara. Di situ Chelsea melihat, 'oh mama survive'. Mamanya setelah dikemo dan kehilangan rambut cuek. Dia belajar dari hal-hal itu," terang sang tante. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA