IHSG Tertekan di Pembukaan, Pasar Menanti Keputusan The Fed

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Rabu, 16 September 2026, 09:22 WIB
IHSG Tertekan di Pembukaan, Pasar Menanti Keputusan The Fed
Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)
Kecil Besar
rmol news logo Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali membuka perdagangan di zona merah pada Rabu, 16 September 2026, di tengah kehati-hatian investor menghadapi sejumlah sentimen global. 

Tekanan datang saat pasar masih menunggu keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed), sementara harga minyak dunia dan imbal hasil obligasi global masih menjadi perhatian.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka di level 6.453,91, turun 0,17 persen atau 11,13 poin dari penutupan sebelumnya di 6.461,15. Pada awal perdagangan, indeks sempat bergerak ke level terendah 6.445,24.

Namun, tekanan tersebut mulai mereda setelah perdagangan berjalan. Sekitar pukul 09.16 WIB, IHSG berbalik menguat 0,52 persen ke level 6.461,15. Indeks bahkan sempat menyentuh level tertinggi 6.510,03.

Pergerakan saham juga mulai didominasi penguatan. Sebanyak 320 saham tercatat naik, sedangkan 214 saham melemah dan 429 saham bergerak stagnan.

Aktivitas perdagangan mencatat volume 3,10 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,48 triliun. Frekuensi transaksi mencapai sekitar 246 ribu kali, dengan kapitalisasi pasar berada di level Rp11.319 triliun.

Pergerakan IHSG selanjutnya masih akan dipengaruhi sentimen global, terutama keputusan suku bunga The Fed. Investor juga mencermati kenaikan harga minyak dunia serta imbal hasil obligasi global yang dapat memengaruhi arah pasar saham.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA