Pertumbuhan tersebut sejalan dengan kenaikan jumlah peminjam yang mencapai 60 persen secara tahunan. Secara kumulatif, sejak berdiri tujuh tahun lalu, Samir telah menyalurkan lebih dari Rp7,8 triliun kepada 5,3 juta akun peminjam di berbagai wilayah Indonesia.
Direktur Utama Samir Handy Juniandri mengatakan, pertumbuhan bisnis tetap dibarengi dengan perhatian terhadap kualitas pembiayaan dan tata kelola perusahaan.
Hal itu tercermin dari rasio tingkat wanprestasi 90 hari (TWP90) Samir yang berada di kisaran 2 persen, masih di bawah rata-rata industri sekitar 5 persen.
“Perjalanan Samir dari tahun ke tahun terus dijaga kestabilannya dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) dan menjalankan keberlangsungan bisnis usahanya dengan patuh pada regulasi sehingga setiap pertumbuhan penyaluran pembiayaan yang berlangsung setiap tahunnya selalu disertai dengan kualitas dari pembiayaan itu sendiri,” kata Handy di The Michael Resort, Bogor, Jumat 11 September 2026.
Dari total pembiayaan yang telah disalurkan, sekitar 63 persen merupakan peminjaman kembali, sementara 37 persen berasal dari peminjam baru. Sebagian besar pembiayaan digunakan untuk kebutuhan produktif, termasuk mendukung aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Memasuki usia ketujuh pada 9 September 2026, Samir pun berupaya mempertahankan pertumbuhan dengan tetap menjaga kualitas portofolio dan kepatuhan terhadap regulasi.
BERITA TERKAIT: