Pada penutupan perdagangan Jumat, 11 September 2026, indeks S&P 500 naik 0,86 persen ke 7.656,98. Nasdaq Composite menguat 0,96 persen menjadi 26.333,04, sedangkan Dow Jones Industrial Average bertambah 0,98 persen ke 52.573,29.
Sembilan dari 11 sektor S&P 500 berakhir di zona hijau. Sektor layanan komunikasi memimpin penguatan dengan kenaikan 1,35 persen, disusul sektor barang konsumsi non-esensial yang naik 1,13 persen.
Sejumlah saham teknologi dan perangkat keras juga mencatat kenaikan kuat. Dell Technologies melonjak 12 persen dan mencapai rekor tertinggi, sementara Hewlett Packard Enterprise (HPE) turut naik 12 persen. Saham HP menguat, sedangkan Oracle turun 1,8 persen.
Penguatan bursa terjadi setelah data menunjukkan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS naik 0,4 persen pada Agustus, lebih tinggi dibandingkan kenaikan 0,1 persen pada Juli. Data tersebut memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga dalam pertemuan kebijakan pekan depan.
Pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga hampir 90 persen pada pertemuan The Fed, meningkat dari sekitar 72 persen sehari sebelumnya. Investor juga mendapat dorongan dari penurunan harga minyak, meski harga minyak masih mencatat kenaikan sekitar 9 persen sepanjang pekan.
Namun, secara mingguan kinerja bursa masih negatif. S&P 500 turun 0,8 persen sepanjang pekan, sementara Nasdaq melemah 0,7 persen. Meski demikian, S&P 500 masih mencatat kenaikan sekitar 12 persen sepanjang 2026.
BERITA TERKAIT: