Juru Bicara sekaligus Staf Khusus Menteri Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief mengatakan, penurunan tersebut berkaitan dengan berlalunya musim masuk sekolah yang biasanya mendorong permintaan alas kaki.
“Permintaan atau produksi atas produk alas kaki itu pada bulan Agustus itu menurun disebabkan karena musim masuk sekolah sudah berlalu,” kata Febri dalam rilis IKI Agustus 2026 di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin 31 Agustus 2026
Menurut dia, tahun ajaran baru telah dimulai pada Juli sehingga permintaan terhadap produk alas kaki kembali menurun pada Agustus.
"Pada bulan Agustus terus menurun lagi, baik permintaan maupun produksi pada industri alas kaki. Itu kira-kira penyebabnya,” kata Febri.
Dalam rilis Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026, dari 23 subsektor industri pengolahan yang dianalisis, 22 subsektor tercatat mengalami ekspansi. Sementara satu subsektor mengalami kontraksi, yakni industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki atau KBI 15.
Febri mengatakan, penurunan tersebut terjadi di tengah kondisi permintaan domestik yang secara umum masih berada dalam level ekspansi. Ia juga menyebut utilisasi dan produksi industri secara keseluruhan masih berada pada level 54 dan 55.
“Kalau dari sisi utilisasi dan dilihat dari sisi produksi pembentuk ini masih tetap sama, masih pada level angka 54 dan 55,” kata Febri.
Ia menambahkan, produksi industri secara keseluruhan pada Agustus 2026 justru meningkat menjadi 55,7 dari 54,55 pada Juli 2026. Namun, industri masih menahan sebagian produknya sembari mencermati perkembangan permintaan di pasar.
BERITA TERKAIT: