Perusahaan yang bergerak di bidang industri dan perdagangan cat, tinta cetak, pernis, lak, perekat atau lem, serta mortar atau beton siap itu menetapkan Lukas Rusli sebagai Ketua Komite GCG. Posisi anggota diisi Eko Hajar Prakoeswo dan Beelinda Yapri.
Susunan baru tersebut berlaku mulai 17 Agustus 2026 hingga 16 Agustus 2029, kecuali terdapat keputusan pemberhentian lebih awal dari Dewan Komisaris.
Perubahan ini diumumkan AVIA melalui keterbukaan informasi kepada publik.
Dalam dokumen tersebut, perseroan menyatakan perubahan susunan Komite GCG tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.
Keterbukaan informasi bernomor 091/AA/CORSEC/VIII/2026 itu disampaikan Direktur AVIA Kurnia Hadi Sinanto pada 28 Agustus 2026. Surat tersebut mencatat 27 Agustus 2026 sebagai tanggal kejadian perubahan susunan Komite GCG.
Menutup pengumuman tersebut, Kurnia menyampaikan, “Demikian untuk diketahui.”
Dengan komposisi baru ini, Komite GCG AVIA untuk periode 2026-2029 kini dipimpin Lukas Rusli, didampingi Eko Hajar Prakoeswo dan Beelinda Yapri sebagai anggota.
BERITA TERKAIT: