Daftar Emiten Bagi Dividen Oktober 2026, Yield Tertinggi Hampir 8 Persen

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Rabu, 07 Oktober 2026, 10:39 WIB
Daftar Emiten Bagi Dividen Oktober 2026, Yield Tertinggi Hampir 8 Persen
Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)
Kecil Besar
rmol news logo Oktober menjadi bulan yang cukup ramai dengan pembagian dividen di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sejumlah emiten telah menetapkan pembagian keuntungan kepada pemegang saham, dengan nilai dividen dan tingkat imbal hasil yang beragam.

Dari daftar tersebut, sektor tambang dan energi menjadi salah satu yang paling menarik perhatian. Beberapa saham menawarkan dividend yield di atas 6 persen, bahkan mendekati 8 persen jika dihitung berdasarkan harga penutupan 6 Oktober 2026.

Dividend yield sendiri menggambarkan besarnya dividen dibandingkan dengan harga saham. Perhitungannya dilakukan dengan membagi dividen per saham dengan harga saham, kemudian dikalikan 100 persen.

Berikut daftar di antara sejumlah emiten yang membagikan dividen dan pembayaran dividennya berlangsung pada Oktober 2026:


1. Baramulti Suksessarana (BSSR)

PT Baramulti Suksessarana Tbk menjadi salah satu pemberi dividen dengan yield terbesar. Pada harga saham Rp5.150, perseroan membagikan dividen 60 juta Dolar AS atau setara Rp406,16 per saham.

Dengan harga tersebut, dividend yield BSSR mencapai sekitar 7,89 persen.

Namun, cum dividen BSSR telah berlangsung pada 29 September 2026 untuk pasar reguler dan negosiasi, sedangkan ex dividen pada 30 September. Pembayaran dividen dijadwalkan 9 Oktober 2026.


2. PAM Mineral (NICL)

PT PAM Mineral Tbk membagikan dividen Rp6 per saham dengan total nilai Rp63.813.869.442.

Pada harga Rp378 per saham, dividend yield NICL berada di sekitar 1,59 persen.

Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi berlangsung pada 2 Oktober, sedangkan ex dividen pada 5 Oktober. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 14 Oktober 2026.


3. Resource Alam Indonesia (KKGI)

PT Resource Alam Indonesia Tbk menawarkan yield yang jauh lebih besar dibandingkan NICL.

Dengan harga saham Rp300 dan dividen Rp20 per saham, yield KKGI mencapai sekitar 6,67 persen.

Total dividen yang dibagikan mencapai Rp97.466.588.000. Cum dividen berlangsung pada 23 September dan ex dividen pada 24 September 2026. Adapun pembayaran dilakukan pada 15 Oktober 2026.


4. Astra Agro Lestari (AALI)

PT Astra Agro Lestari Tbk membagikan dividen sekitar Rp233 per saham dengan total dana Rp449.029.788.089.

Berdasarkan harga saham Rp8.525 pada 6 Oktober, dividend yield AALI mencapai sekitar 2,73 persen.

Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 8 Oktober, sedangkan ex dividen pada 9 Oktober. Untuk pasar tunai, jadwal cum dan ex dividen masing-masing 12 dan 13 Oktober.

Pembayaran dividen dilakukan pada 26 Oktober 2026.


5. Golden Energy Mines (GEMS)

PT Golden Energy Mines Tbk menjadi salah satu emiten dengan yield paling tinggi dalam daftar ini.

GEMS membagikan dividen interim sebesar 200 juta Dolar AS atau 0,034 Dolar AS per saham. Dengan asumsi kurs Rp17.910 per Dolar AS, dividen tersebut setara sekitar Rp608,94 per saham.

Pada harga saham Rp8.550, yield GEMS mencapai sekitar 7,12 persen.

Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan 8 Oktober, sementara ex dividen pada 9 Oktober. Pembayaran dividen dilakukan pada 22 Oktober 2026.


6. Astra International (ASII)

PT Astra International Tbk akan membagikan dividen interim Rp98 per saham dengan total dana Rp3.895.746.738.520.

Pada harga penutupan Rp4.820 per saham, dividend yield ASII sekitar 2,03 persen.

Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi berlangsung 12 Oktober dan ex dividen 13 Oktober. Sementara di pasar tunai, cum dividen jatuh pada 14 Oktober dan ex dividen pada 15 Oktober.

Pembayaran dividen dijadwalkan 30 Oktober 2026.


7. Astra Otoparts (AUTO)

PT Astra Otoparts Tbk membagikan dividen Rp72,52 per saham dengan total nilai Rp349.527.037.160.

Dengan harga saham Rp3.390, dividend yield AUTO sekitar 2,14 persen.

Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 13 Oktober, disusul ex dividen 14 Oktober. Untuk pasar tunai, jadwalnya 15 dan 16 Oktober.

Pembayaran dividen dilakukan pada 26 Oktober 2026.


8. Sumber Alfaria Trijaya (AMRT)

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart menyiapkan dividen Rp14,5 per saham dengan total Rp595.831.574.150.

Pada harga Rp1.255, yield dividen AMRT sekitar 1,16 persen.

Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan 13 Oktober dan ex dividen 14 Oktober. Untuk pasar tunai, masing-masing pada 15 dan 16 Oktober.

Pembayaran dividen dilakukan pada 27 Oktober 2026.


9. Wulandari Bangun Laksana (BSBK)

PT Wulandari Bangun Laksana Tbk membagikan dividen Rp1 per saham dengan total dana Rp25.091.882.375.

Dengan harga saham Rp44, dividend yield BSBK mencapai sekitar 2,27 persen.

Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi berlangsung pada 13 Oktober, sementara ex dividen pada 14 Oktober. Untuk pasar tunai, jadwalnya 15 dan 16 Oktober.

Pembayaran dividen dilakukan pada 20 Oktober 2026.


10. Hexindo Adiperkasa (HEXA)

PT Hexindo Adiperkasa Tbk membagikan dividen 11.187.960 Dolar AS atau 0,013319 Dolar AS per saham.

Dengan asumsi kurs sekitar Rp17.910 per Dolar AS, nilai dividen tersebut sekitar Rp238,54 per saham. Pada harga saham Rp3.540, yield HEXA mencapai sekitar 6,73 persen.

Seluruh jadwal cum dan ex dividen HEXA telah berlangsung pada September. Sementara pembayaran dividen akan dilakukan pada 21 Oktober 2026.


11. Chandra Daya Investasi (CDIA)

PT Chandra Daya Investasi Tbk menyiapkan total dividen 10 juta Dolar AS. Dividen per saham yang diumumkan perseroan sebesar Rp1,422181.

Dengan harga saham Rp575, dividend yield CDIA hanya sekitar 0,25 persen.

Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi telah berlangsung pada 30 September, sedangkan ex dividen pada 1 Oktober. Pembayaran dijadwalkan pada 22 Oktober 2026.


12. Diamond Citra Propertindo (DADA)

PT Diamond Citra Propertindo Tbk membagikan dividen Rp0,27 per saham dengan total dana Rp2.006.513.316.

Pada harga saham Rp24, yield DADA sekitar 1,12 persen.

Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi berlangsung pada 2 Oktober dan ex dividen pada 5 Oktober. Pembayaran dividen dijadwalkan 28 Oktober 2026.

Deretan tersebut menunjukkan bahwa besarnya dividen per saham tidak selalu berarti yield yang tinggi. Harga saham menjadi faktor penting dalam menentukan imbal hasil yang diterima investor. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA