Bursa Eropa Hijau Terdorong Sektor Perbankan dan Barang Mewah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 22 Agustus 2026, 07:10 WIB
Bursa Eropa Hijau Terdorong Sektor Perbankan dan Barang Mewah
Ilustrasi (Artiificial Intelligence)
Kecil Besar
rmol news logo Bursa saham Eropa secara umum ditutup menguat pada perdagangan Jumat, 21 Agustus 2026 waktu setempat, didorong oleh kinerja positif dari sektor perbankan, barang mewah, dan pertambangan. 
HUT RMOL news

Secara regional, indeks Euro STOXX 50 naik 0,6 persen menjadi 6.458 dan STOXX Eropa 600 meningkat 0,5 persen menjadi 653. Sentimen positif ditopang oleh saham-saham perbankan seperti Santander dan BNP Paribas yang naik lebih dari 1 persen, serta lonjakan merek-merek mewah seperti LVMH dan Ferrari. Meskipun menguat, secara mingguan STOXX 50 dan STOXX 600 masih mencatat penurunan masing-masing sebesar 1,3 persen dan 0,6 persen akibat volatilitas pasar obligasi global.

Di Jerman, indeks DAX 40 menguat 0,6 persen ke level 26.137, memutus tren penurunan empat hari beruntun. Kenaikan ini dipimpin oleh saham otomotif, teknologi, dan pakaian olahraga, seperti Adidas yang naik 2,1 persen. Sentimen tersebut didukung oleh data PMI Manufaktur zona Euro yang tumbuh pada laju tercepat dalam empat tahun, meskipun secara mingguan indeks DAX 40 tetap terkoreksi 1,2 persen.

Sementara itu di Prancis, indeks CAC 40 naik 0,4 persen menjadi 8.484 yang sekaligus mengakhiri penurunan delapan sesi berturut-turut. Sektor barang mewah seperti LVMH yang naik 2 persen dan Hermès sebesar 1,1 persen, bersama dengan sektor perbankan, memimpin penguatan. Peningkatan data iklim bisnis manufaktur Prancis dan kepercayaan konsumen zona Euro turut menjadi penopang utama pasar saham di kawasan ini.

Di Inggris, indeks FTSE 100 menguat 0,6 persen, memperpanjang tren positif menjadi enam sesi berturut-turut dan sukses mencetak kenaikan mingguan. Saham pertambangan melonjak akibat naiknya harga logam, dipimpin oleh Antofagasta yang naik hampir 6 persen. 
Data terbaru menunjukkan, ekspansi sektor swasta Inggris mencapai rekor tercepat sejak April, meskipun penjualan ritel sempat menurun akibat faktor cuaca panas yang membuat pembeli enggan keluar rumah. rmol news logo article

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA