Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 11 Agustus 2026, 09:49 WIB
Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil
Program Amal Vokasi digelar di Aula KPRI Hikmah, Kantor Kementerian Agama Kendal. (Foto: Istimewa)
Kecil Besar
rmol news logo Peluang emas untuk keluar dari jerat kemiskinan kini terbuka bagi 50 warga dhuafa. Tak sekadar menerima bantuan tunai sesaat, mereka siap ditransformasi menjadi tenaga kerja produktif di sektor garmen melalui Program Amal Vokasi yang diinisiasi oleh Ruang Amal Indonesia bersama BAZNAS.

Pelatihan intensif yang berlangsung pada 10–15 Agustus 2026 ini berfokus pada keahlian Operator Garmen dan Apparel. 

Lewat pendekatan Ruang Amal Indonesia, program ini tidak berhenti pada praktik menjahit semata, melainkan mencakup pembentukan mentalitas kerja industri hingga pengawalan langsung dalam proses rekrutmen perusahaan.

CEO Ruang Amal Indonesia, Slamet, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang bagi penerima manfaat melalui dana zakat. Model serupa yang pernah dijalankan sebelumnya bahkan berhasil mencatatkan kelulusan dan penyerapan kerja yang sangat tinggi.

“Zakat memiliki kekuatan untuk mentransformasi kehidupan. Ketika mustahik diberikan keterampilan dan akses terhadap pekerjaan yang layak, intervensi zakat dapat menghasilkan dampak yang lebih panjang bagi individu dan keluarganya. Inilah semangat yang ingin kami bangun melalui Amal Vokasi,” ungkap Slamet, dalam keterangan yang dikutip redaksi di Jakarta, Selasa 11 Agustus 2026.

Langkah ini dipandang sangat strategis bagi Kendal yang saat ini tengah berkembang pesat sebagai pusat industri, khususnya dengan keberadaan Kawasan Industri Kendal (KIK). 

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengapresiasi tinggi sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Kendal, dan Ruang Amal Indonesia ini. Ia menilai hadirnya pelatihan ini sangat tepat momentumnya di tengah pesatnya pertumbuhan kawasan industri daerah.

“Pemerintah daerah memberikan apresiasi atas kolaborasi antara Ruang Amal Indonesia, BAZNAS RI, dan BAZNAS daerah yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” ujar Dyah Kartika Permanasari. 

Dukungan serupa disampaikan Wakil Ketua II BAZNAS Jawa Tengah, H.M. Zain Yusuf. Ia mengingatkan para peserta untuk memanfaatkan penuh kesempatan emas ini. 

“Saya berpesan kepada seluruh penerima manfaat yang hari ini terpilih menjadi peserta untuk benar-benar memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” pesan Zain Yusuf. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA