Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 1,2 persen, sementara Topix melemah 1 persen.
Di Korea Selatan, Kospi dibuka merosot 1,8 persen dan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq turun lebih dalam, yakni 2,17 persen.
Pasar Australia juga bergerak di zona merah. Indeks acuan S&P/ASX 200 tercatat melemah 0,47 persen pada awal perdagangan.
Tekanan terhadap pasar dipicu oleh lonjakan harga minyak akibat meningkatnya risiko geopolitik di Timur Tengah. Kondisi tersebut membuat investor memilih bersikap hati-hati dan mengurangi aset berisiko.
Sentimen pasar juga tertekan oleh rencana Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif impor baru terhadap puluhan negara. Tarif tersebut akan mulai diberlakukan tepat setelah tengah malam waktu AS pada Jumat.
Berdasarkan pemberitahuan dalam Federal Register AS, tarif tersebut dikenakan kepada sekitar 60 mitra dagang atas dugaan pelanggaran terkait kerja paksa. Menurut Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR), kebijakan ini mencakup sekitar 99,4 persen nilai perdagangan AS dengan negara-negara yang terdampak.
BERITA TERKAIT: