Realisasi pembayaran ini telah dituntaskan pada 10 Juli 2026, merujuk pada ketetapan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Antam untuk tahun buku 2025. Langkah korporasi ini mempertegas posisi Antam dalam menghadirkan nilai tambah yang signifikan bagi para investornya.
Secara rinci, pemegang saham berhak atas dividen tunai sebesar Rp209,98867 per lembar saham. Sementara itu, bagi investor di Australian Securities Exchange (ASX), nilai tersebut setara dengan Rp1.049,94335 per CHESS Depository Interest (CDI).
Di bursa ASX, saham ANTM diperdagangkan dalam bentuk CDI, di mana satu unit CDI merepresentasikan kepemilikan atau dapat ditukarkan dengan lima saham biasa Seri B Antam.
Direktur Utama Antam, Untung Budiharto, menegaskan bahwa pencairan dividen ini menjadi bukti nyata dari konsistensi emiten dalam menjaga kinerja keuangan serta membangun nilai investasi jangka panjang.
"Total dividen yang dibagikan setara dengan 70 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk. Selain itu, pembagian dividen ini juga mencerminkan kontribusi nyata perusahaan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," tegas Untung dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat 17 Juli 2026.
Berdasarkan Prospektus Penawaran Umum, Antam memiliki komitmen reguler untuk membagikan dividen tunai minimal satu kali dalam setahun. Dengan tetap menjaga rasio kesehatan keuangan serta kepatuhan terhadap wewenang RUPS, perseroan menetapkan batas bawah kebijakan dividen sebesar 30 persen dari laba bersih setelah pajak.
Formula ini sengaja dirancang agar pembagian keuntungan tetap sejalan dengan kebutuhan pendanaan untuk ekspansi bisnis masa depan.
Keandalan keuangan Antam secara historis kembali mengukuhkan posisinya sebagai konstituen utama dalam indeks elite IDX High Dividend20 di Bursa Efek Indonesia.
"Hal ini merefleksikan bahwa Antam membagikan dividen tunai secara konsisten selama tiga tahun terakhir, sekaligus menghadirkan tingkat dividend yield yang tinggi bagi para pemegang saham," pungkas Untung.
BERITA TERKAIT: