Outlook Valbury:

Saham Blue-chip AS dan Emas Masih Jadi Incaran Investor pada Q3 2026

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/alifia-dwi-ramandhita-1'>ALIFIA DWI RAMANDHITA</a>
LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA
  • Rabu, 08 Juli 2026, 17:13 WIB
Saham Blue-chip AS dan Emas Masih Jadi Incaran Investor pada Q3 2026
Ilustrasi. (Artificial Inteligence)
rmol news logo Emas diperkirakan masih menjadi aset safe haven favorit investor di pasar global pada kuartal III-2026.

Valbury Asia Futures memproyeksikan peluang investasi global masih terbuka lebar terutama pada emas, dan saham blue-chip Amerika Serikat (AS).

Tim riset Valbury mencatat sepanjang kuartal II (Q2) 2026 pergerakan pasar berlangsung sangat dinamis. Volatilitas tinggi terjadi pada komoditas emas, diikuti fluktuasi indeks saham global serta saham-saham teknologi AS.

“Memasuki Kuartal III2026, kami memproyeksikan lanskap pasar yang tetap menjanjikan bagi para trader forex, komoditas serta saham global,”tulis Valbury Asia Future dalam risetnya, Rabu 8 Juli 2026. 

Menurut Valbury, ketidakpastian geopolitik global dan arah kebijakan suku bunga bank sentral menjadi faktor utama yang menggerakkan pasar sepanjang April hingga Juni 2026.

Kondisi tersebut diperkirakan masih akan berlanjut sehingga menciptakan berbagai peluang di pasar forex, komoditas, maupun saham global.

“Komoditas emas masih akan menjadi aset safe-haven utama yang diburu investor di tengah penyesuaian kebijakan moneter global ekonomi makro,” sambungnya.

Sementara itu, pada pasar forex dan saham, Valbury melihat diversifikasi ke saham-saham blue-chip AS serta perdagangan pasangan mata uang utana masih memiliki tingkat likuiditas tinggi dan berpotensi memberikan peluang profit harian bagi trader aktif.

Head of Marketing & Communication Valbury, Caroline Haryono, mengatakan kuartal III merupakan momentum penting bagi pelaku pasar karena pergerakan harga diperkirakan semakin dinamis.

"Kami melihat pasar akan bergerak lebih dinamis, dan dengan dukungan platform trading serta edukasi melalui berbagai kanal resmi kami, kami optimistis dapat membantu nasabah menangkap peluang profit secara maksimal," ujar Caroline.

Optimisme tersebut sejalan dengan upaya Valbury memperluas edukasi kepada masyarakat melalui roadshow di sejumlah kota pada periode Juli hingga November 2026, sekaligus memperkuat layanan setelah meraih peringkat A+++ dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).rmol news logo article



Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA