Mengintip Desa Energi Berdikari Lewat Program GreenBus Pertamina

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Selasa, 07 Juli 2026, 13:51 WIB
Mengintip Desa Energi Berdikari Lewat Program GreenBus Pertamina
Pemaparan tentang Solar panel kepada peserta program Greenbus Pertamina Season 2 di Desa Energi Berdikari Kampung Eduwisata Bhinneka Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu, 5 Juli 2026. (Foto: Dok. Pertamina)
rmol news logo Komitmen PT Pertamina (Persero) dalam menghadirkan energi bersih bukan sekadar isapan jempol. Melalui program Desa Energi Berdikari (DEB), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini sukses menciptakan nilai ekonomi baru sekaligus mendorong kemandirian masyarakat di akar rumput.

Hingga akhir Maret 2026, tercatat sudah ada 262 desa di seluruh Indonesia yang bertransformasi menjadi DEB.

Tak main-main, Pertamina telah membangun berbagai fasilitas penunjang energi terbarukan di ratusan desa tersebut. Mulai dari pembangkit tenaga surya sebesar 1.302.700 watt-peak (Wp), biogas dan biometana sebesar 959.302 meter kubik per tahun, hingga pembangkit mikrohidro berkapasitas 52.500 watt.

Salah satu potret sukses program ini bisa diintip di Kampung Eduwisata Bhinneka Kemayoran, Jakarta Pusat. Kampung binaan PT Pertamina Maintenance and Construction (PertaMC) ini kini dilengkapi 12 unit panel surya bersistem hybrid off-grid berkapasitas 8,8 kWp dan energy storage sebesar 20 kWh.

Infrastruktur hijau ini menjadi motor penggerak aktivitas warga. Mulai dari operasional greenhouse, perikanan rakyat, rumah pembibitan, hingga pengolahan sampah organik. Efeknya instan: biaya operasional listrik warga pangkas drastis, efisiensi ekonomi melonjak, dan emisi gas rumah kaca berhasil ditekan.

"Desa Energi Berdikari ini tidak hanya mendorong kemandirian energi masyarakat, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan, menciptakan peluang usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa," ujar Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, Selasa, 7 Juli 2026.

Kecanggihan kampung urban ini pun dipamerkan Pertamina kepada generasi muda lewat program edukasi bertajuk GreenBus Pertamina 2026, Minggu lalu, 5 Juli 2026. Lewat program ini, para pelajar SMA diajak melihat dan terlibat langsung dalam aksi nyata keberlanjutan lingkungan.

Para siswa diajak memetik dan mengolah bunga rosella menjadi teh, mengunjungi rumah pembibitan sayur, hingga memanen ikan di kolam budidaya warga. Pengalaman ini bikin takjub para peserta, salah satunya Panji Agustio, siswa SMAN 3 Jakarta.

"Jujur ini mengejutkan. Saya tidak menyangka ada sebuah kampung di tengah padatnya Jakarta yang mampu membangun ekosistem mandiri lewat urban farming dan energi surya. Ini keren banget dan jadi solusi ramah lingkungan," ungkap Panji.

Apresiasi senada datang dari Joko Sarjono, Local Hero alias tokoh penggerak Kampung Eduwisata Bhinneka Kemayoran. Ia menilai program GreenBus Pertamina sangat efektif menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini kepada calon pemimpin bangsa.

"Anak-anak dikenalkan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Saya percaya mereka akan menjadi pelopor perubahan dan mengedukasi masyarakat luas di masa depan," pungkas Joko. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: DIKI TRIANTO

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA