Merujuk data resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG meroket tajam 131 poin atau setara 2,28 persen ke posisi 5.875.
Sepanjang jam perdagangan hari ini, indeks bergerak atraktif dengan menyentuh level tertinggi di posisi 5.899 setelah sempat mendarat di level terendah 5.805.
Aktivitas pasar modal juga terpantau sangat bergairah. Volume transaksi tercatat menembus 18 miliar lembar saham dengan nilai perputaran modal mencapai Rp10 triliun, yang dikawal lewat frekuensi transaksi hingga 1,3 juta kali.
Lompatan tinggi IHSG ini disokong oleh dominasi 494 saham yang berhasil parkir di zona hijau. Sementara itu, 154 saham terpaksa memerah, dan 139 saham lainnya memilih jalan stagnan.
Kabar baik dari lantai bursa ini langsung menular ke pasar valuta asing. Mata uang Garuda dilaporkan ikut unjuk gigi melawan dominasi 18 ribu per Dolar AS.
Mengutip data pasar spot
Bloomberg, nilai tukar Rupiah menguat 32 poin atau naik 0,18 persen ke level Rp17.963 per Dolar AS jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya.
Kendati mulai merangkak naik, posisi Rupiah saat ini dinilai masih berada dalam zona waspada karena posisinya yang masih membayangi level psikologis Rp18.000 per Dolar AS.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: