Di Jepang, indeks Nikkei 225 tercatat menguat tipis sebesar 0,15 persen, sementara indeks Topix juga naik 0,19 persen. Kenaikan ini menunjukkan sentimen positif terbatas di pasar saham Jepang meskipun kondisi global masih tidak pasti.
Berbeda dengan Jepang, pasar saham Korea Selatan justru bergerak melemah. Indeks Kospi turun 0,87 persen pada awal perdagangan. Namun, di sisi lain, indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq masih mampu menguat sebesar 0,33 persen, menunjukkan adanya pergerakan campuran di pasar domestik Korea.
Sementara itu, di Australia, indeks acuan S&P/ASX 200 tercatat turun 0,35 persen, mengikuti tekanan sentimen global yang cenderung hati-hati.
Di Hong Kong, kontrak berjangka indeks Hang Seng berada di level 23.846, lebih rendah dibandingkan penutupan terakhir indeks yang berada di 23.924,81, mengindikasikan potensi pelemahan saat sesi perdagangan resmi dibuka.
BERITA TERKAIT: