Pergerakan indeks utama menunjukkan penguatan yang dipimpin sektor teknologi. Indeks S&P 500 naik 21,99 poin atau 0,30 persen ke level 7.405,73, sedangkan Nasdaq Composite melonjak 220,23 poin atau 0,86 persen menjadi 25.929,66.
Sementara Dow Jones Industrial Average justru turun 80,77 poin atau 0,16 persen dan berakhir di level 50.786,01.
Penguatan pasar terutama ditopang oleh saham-saham teknologi dan semikonduktor yang bangkit setelah aksi jual besar pada Jumat pekan lalu. Sektor teknologi dalam indeks S&P 500 naik 1,5 persen, sedangkan Indeks Semikonduktor Philadelphia (SOX) melesat 5,6 persen. Kenaikan ini menjadi pemulihan setelah saham-saham chip kehilangan nilai pasar sekitar 1 triliun Dolar AS pada perdagangan sebelumnya.
Salah satu penggerak utama reli adalah Intel yang melonjak 11,2 persen setelah muncul laporan bahwa Google telah memesan lebih dari tiga juta unit Tensor Processing Unit (TPU) untuk diproduksi pada 2028. Selain itu, saham Marvell Technology juga naik 9,6 persen menjelang masuknya perusahaan tersebut ke indeks S&P 500 pada 22 Juni mendatang.
Dari sisi sentimen geopolitik, pasar juga mendapat dukungan setelah Iran dan Israel menyatakan telah menghentikan serangan yang berlangsung selama 24 jam. Meredanya ketegangan di Timur Tengah membantu meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk saham teknologi yang menjadi motor penggerak utama kenaikan Wall Street pada awal pekan ini.
BERITA TERKAIT: