IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Selasa, 19 Mei 2026, 16:10 WIB
IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026
IPC Terminal Petikemas. (Foto: Istimewa)
rmol news logo IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) membuka Triwulan II/2026 dengan mencatat peningkatan kinerja operasional. Realisasi throughput hingga April 2026 sukses mencapai 1.159.575 TEUs, meningkat 6,7 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar 1.086.766 TEUs.

Peningkatan throughput IPC TPK sejalan dengan tren pertumbuhan perdagangan nasional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan nilai impor Indonesia periode Januari-Maret 2026 tumbuh 10,05 persen secara tahunan, sementara neraca perdagangan nasional masih mencatat surplus sebesar 5,55 miliar dolar AS.

Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK, Daniel Setiawan mengatakan, perusahaan terus menjaga optimalisasi layanan dan efisiensi operasional guna mendukung kelancaran distribusi logistik nasional.

“Optimalisasi dan efisiensi layanan terus kami pertahankan guna mendukung kelancaran arus barang serta menjaga daya saing logistik nasional,” kata Daniel, dalam keterangannya, Selasa 19 Mei 2026.

Secara year-on-year, peningkatan kinerja pada bulan April 2026 sangat signifikan, yakni 26,78 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada bulan April 2026, kinerja operasi tercatat sebesar 308.810 TEUs, meningkat pesat dibandingkan dengan April 2025 yang mencapai 243.579 TEUs.

Peningkatan tertinggi terjadi di wilayah Tanjung Priok, terutama di IPC TPK Area Tanjung Priok 2 yang tumbuh 36,7 persen serta Area Tanjung Priok 1 sebesar 24,3 persen. Pertumbuhan tersebut didorong oleh tambahan layanan ad hoc dan peningkatan volume dari sejumlah shipping line.

Sementara itu, IPC TPK Area Palembang turut mencatat pertumbuhan sebesar 18,7 persen seiring meningkatnya aktivitas ekspor dan impor sejumlah komoditas seperti rubber, wood product, coconut, hingga metal box.

Di tengah pertumbuhan arus petikemas, IPC TPK juga terus memperkuat langkah strategis di berbagai wilayah operasional. Pada April 2026, IPC TPK Teluk Bayur bersama PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur menjalin sinergi pemanfaatan dermaga dan peralatan bongkar muat guna mendukung kelancaran layanan logistik di Sumatera Barat.

Sementara itu, IPC TPK Area Jambi turut mendukung kelancaran ekspor kayu manis melalui optimalisasi layanan di Terminal Petikemas Pelabuhan Talang Duku guna memperluas akses pasar internasional bagi komoditas unggulan daerah.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA